Waw... ternyata lama juga niy nggak isi blog terakhir nulis des 2009
Terakhir ngisi nov 2011 itupun copas dari blognya pak Iwan dan pak Rony yang bagus banget.
Mau cerita mengenai WarungPedas niy...
Gak kerasa sudah hampir 1 thn usia WarungPedas... webnya masih gratisan di www.warungpedas.blogspot.com
Alhamdulillah menjelang usianya yang masih sangat muda belia... batita ya istilahnya kalo bayi... awal feb kemarin tepatnya tgl 1 feb tiba2 mendapat telpon dari salah satu tabloit, nggak diduga banget dan ternyata yang nelpon langsung to the point make appointment untuk wawancara.... Kata mereka untuk edisi mendatang ada topik mengenai makanan pedas, dan ibu sebagai salah satu narasumbernya.
Waduh....(sambil nepok jidat) bingung musti ngapain, ditolak kapan lagi dapat kesempatan seperti itu, gak ditolak barang masih banyak barang yang masih dalam perjalanan. Pada awalnya dia mau wawancara ba'da maghrib dihari itu juga... waduh... bingung gak bingung deh saya iyain tawarannya... walaupun pasrah dengan stock yang ada.
Eh tapi beberapa saat pihak tabloit menelpon kembali, ternyata wartawan yang ingin mewawancarai nggak bisa pada hari dan jam tersebut....Alhamdulillah deh lirih saya dalam hati. Ternyata jadwalnya dipindah keesokan harinya, jam 12 siang
Ehm... siang sampe malam gubrak gubruk deh nyiapin untuk acara wawancara besok. Si bibik sudah diinstruksikan untuk standbye skitar jam 12-13 untuk jagain kalau2 Irsyad rewel/nangis. Etalase pindah ke depan agar mudah terlihat oleh wartawan tersebut, ngerapihin stock walaupun pas banget stock lagi nggak banyak... lap lap.. bersih bersih... Dan alhamdulillah ke3 anak bisa kerjasama di kondisi seperti ini. Misalnya Ilham malah ikut ngebantuin, Irsyad alhamdulillah juga gak ngacak2 stock... ikut mindah2in... Razita asyik sendiri bagian bersih2...
Ba'da maghrib alhamdulillah barang yang sedang ditunggu datang juga, abon cabe Ninoy... hitung, bongkaran, masuk etalase. Lumayan begitu Ninoy datang, etalase terlihat penuh padat... Karena stock sebelumnya memang masih ada, dan dibantu dengan produk lain Randang Padang Restu Mande, dan keripik Jawara.
Pagi harinya seperti biasa antar Ilham ke skolah TK, dag dig dug... mendadak jadi sering ngecek hp, khawatir ada telpon atau sms yang gak kedengeran karena lagi di jalan.
Tiba2 benar ada telpon masuk, tapi bukan dari tabloit tersebut. Tapi dari kurir mau antar keripik Balado Christine Hakim. Alhamdulillah... datang juga...
Nggak nunggu lama lagi, langsung arah pulang... si mas kurir masih menunggu. Gak disangka kardusnya besar banget... bisa banget untuk nambahin stock di rumah.
Menjelang jam 11 deg2an juga niy hati, jadi apa gak ya diwawancara... akhirnya Irsyad minta makan siang... bibik belum datang...baru makan sebentar tiba2 ada suara "Assalamu 'alaikum" dan ternyata bener si wartawan dari tabloit tersebut yang datang...
Akhirnya Irsyad dangan tenang makan siang sendiri dan ibunya diwawancara, difoto, difoto produknya juga.
Alhamdulillah banget Irsyad juga gak rewel, gak nangis... bisa diwawancara dengan tenang... dan hasil wawancaranya sudah bisa dibaca di tabloit waralaba edisi 015/th III/10-23 Feb 2012
Insya Allah posting berikutnya scanan tabloitnya yach... karena tadi mau scan eh udah keburu hujan
Jumat, 10 Februari 2012
Alhamdulillah WarungPedas ada di Tabloit Waralaba
Jumat, 04 November 2011
Kumpulan Status Bagus
DAri pda bacasekilas... terus ilang.... akhirnya nyoba dikumpulin satu persatu status yang bikin jadi semangat....
by. Iwan Agustian
Hakekatnya modal tdk harus dalam bentuk uang otak Kita yg kreatif adalah modal utama untuk memulai usaha.#ia
Mimpi dan cita-cita akan mengarahkan kelak ke mana bisnis kita dan Mimpi akan mengarahkan akan menjadi apa kelak bisnis kita.
Mimpi spt garis lurus yang akan jadi panduan. Jika memiliki Mimpi akan memudahkan langkah usaha menuju arah finish atau target #ia
Agar mimpi tercapai dibutuhkan mentalitas entrepreneur atau wirausaha, yg akan membuat lebih cerdas dalam mengelola usaha #ia
Jangan harap Kita bisa sukses menjalankan usaha tanpa bergaul dengan pengusaha yang lebih sukses. #ia
Bergaullah dengan entrepreneur sukses. Mereka akan dapat menjadi tempat bertanya bagi masalah-masalah yang dihadapi. #ia
Kita bkn cuma dapat keuntungan pengetahuan praktis ttg bisnis, tapi jg peluang mendapatkan modal sangat besar.-->ini yg penting he he he #ia
Nyawa dari suatu usaha adlh pemasaran. Sebagus apapun prdk yg akan Anda pasarkan, jika prdk itu tdk laku,tdk ada artinya @tips
Para pengusaha sukses pasti tahu calon pelangganya atau dalam bahasa marketing adalah target market.#tips
Dengan mengenali calon pelanggan maka Anda akan lebih mudah melakukan teknik promosi agar mereka tertarik membeli produk yang dijual. #tips
Stlh Anda berhasil menggaet pembeli, jdlah pembeli itu menjadi pelanggan, jgn kecewakan mrk yg sudah pernah mencicipi dagangan Anda #tips
1. Paket keanggotaan dengan diskon khusus. Cara ini diketahui akan membuat pembeli yg sudah tertarik akan merasa lebih diperhatikan #tips
2. Minta masukan dan saran tentang pelayanan Anda ke pembeli yang sudah beberapa kali datang. #tips
3. Buat promosi bonus misalnya “beli 10 gratis 1”. #tips
4. Membuat garansi #tips
5. adlh Merekrut dan Mengelola Karyawan. Aset terpenting dlm perusahaan ada 3, yaitu 1 SDM, 2 SDM, dan 3 SDM atau karyawan #tips
Sebelum merekrut karyawan, terlebih dulu Anda perlu menentukan kriteria karyawan yang akan direkrut. #tips
Prinsip utama menjadi pelaku bisnis adalah supaya bisa membuat perusahaan Anda berjalan tanpa kehadiran Anda. #tips
Hakekat business owner adalah memiliki bisnis, bukan membuka pekerjaan untuk diri sendiri #tips
Selasa, 19 Juli 2011
DALEM BANGET ARTINYA
Browsing2,ketemu banget yang pas buat hati...
Ijin copy paste ya pak Rony....
Setiap orang ingin kehidupan yang lebih baik dan menyenangkan, tapi sedikit yang berani mengambil risiko.
Akhirnya mereka menyesal bukan karena telah membuat kesalahan, tapi karena tidak mengambil risiko alias tidak bertindak.
“Lebih baik menyesali apa yang telah anda lakukan daripada menyesali apa yang tidak anda lakukan”, kata Paul Arden.
Banyak orang mencapai usia empat puluh, hanya untuk menyadari bahwa mereka telah melewatkan banyak hal dalam hidup.
Mengambil keputusan yang “aman” biasanya selalu mengandung bahaya di sisi lain.
Ketika memutuskan untuk tidak mewujudkan ide saya, 2 tahun kemudian saya akan menyesal karena ada orang lain yang “mengambil” ide itu dan sukses mewujudkannya.
Ketika saya memutuskan untuk tidak mengambil sikap tegas, suatu saat akan menjadi bom waktu yang siap meledak lebih dahsyat.
Ambillah keputusan yang lebih berani dan berisiko. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena tidak bertindak
Jumat, 25 Desember 2009
Akhir Tahun
Nggak terasa sudah dipenghujung 2009... ehm... pinginnya sih bikin resolusi di tahun 2010 nanti, biar bisa fokus sesuai dengan planning.
Lagian kata pak Mario Teguh khan 'Masa depan yang baik adalah masa depan yang di rencanakan' jadi... yuk marii kita rencanakan masa depan dengan mulai buat resolusi 2010, biar nggak nyasar untuk mencapai ke masa depan.
Yang Insya Allah untuk dunia akhirat.... Amiin
Point2 impian, visi yang pengiiiin banget dituju ada untuk :
1. Ibadah
2. Keluarga
3. Keuangan
4. Masa depan
5. Bisnis
6. Big Dreams :)
Semoga semuanya bisa terwujud dan tepat waktu... Amiin
Selasa, 15 Desember 2009
Pilih...pilih ... sekolah
Nggak terasa udah cari2 sekolah lagi deh buat Razita... ehm...penginnya sih sekolah yang bagus... tapi sekolah bagus yang kayak gimana ya...? bagus gedungnya? fasilitasnya? lokasinya? kurikulumnya? pemiliknya orang gede? ehm... setelah cari sana sini ada kata2 bagus yang didapat dari temennya temen... 'cari yg paling cocok dg kondisi anak baik secara kemampuan maupun keinginan......sekolah yg terbaik adalah yg anak merasa bahagia ketika menjalaninya...bukan krn kurikulumnya....tidak semua orang hebat lahir di sekolah favorit, tapi dari ortu yg hebat....'
Minggu, 15 November 2009
IBU
Kangen sama ibu yang udah 1 minggu pulang ke kampung lagi setelah selama 4 bulan bersama di sini....
Mudah2an cepet sembuh ya bu... Amiin, kami mendo'akan buat ibu....
Oh iya hari ini juga tepat ulang tahun ibu... Semoga di sisa umur ibu bisa tetap istiqomah menjalankan syari'atMu... Amiin
Copas dari blognya mbak Doris
Sebuah renungan yang sangat menarik. Renungan yang saya dapatkan dari Rumah Yatim Indonesia.
Bila dahaga, yang susukan aku....ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku....ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu
Bila bangun tidur, aku cari.....ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ....ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati....ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....ibu
Bila nakal, yang memarahi aku....ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma.....ibu
Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu
Bila takut, yang menenangkan aku....ibu
Bila ingin peluk, yang aku suka peluk....ibu
Aku selalu teringatkan ....ibu
Bila sedih, aku mesti telepon....ibu
Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu
Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu
Bila takut, aku selalu panggil... "ibuuuuu! "
Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu
Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga.....ibu
Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu
Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu
Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu
Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal.....ibu
Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku....ibu
Yang selalu berkirim surat dengan aku...ibu
Yang selalu memuji aku....ibu
Yang selalu menasihati aku....ibu
Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta
persetujuan.....ibu
Namun setelah aku punya pasangan……………
Bila senang, aku cari....pasanganku
Bila sedih, aku cari.....ibu
Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada....pasanganku
Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu
Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku
Bila berduka, aku peluk erat....ibuku
Bila ingin berlibur, aku bawa.....pasanganku
Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu
Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"
Selalu... aku ingat pasanganku
Selalu... ibu ingat aku
Setiap saat... aku akan telepon pasanganku
Entah kapan... aku ingin telepon ibu
Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu
Renungkan:
"Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja... masih ingatkah kau pada ibu? Tidak banyak yang ibu inginkan... Hanya dengan menyapa ibu pun cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya........
Tapi kalau ibu sudah tiada..........
IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....
Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....
Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya......
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya......
Berapa banyak yang sanggup membuang belatung dan membersihkan luka kudis ibunya....
Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup meluangkan waktu untuk menjaga ibunya yang telah renta…..
Seorang anak menemui ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur lalu menghulurkan selembar kertas yang bertuliskan sesuatu. Si ibu segera melap tangannya dan menyambut kertas yang dijulurkan oleh si anak lalu membacanya.
Upah membantu ibu:
1) Membantu pergi belanja : Rp 10.000,-
2) Membantu jaga adik : Rp 10.000,-
3) Membantu buang sampah : Rp 10.000,-
4) Membantu membereskan tempat tidur : Rp 10.000,-
5) Membantu siram bunga : Rp 5.000,-
6) Membantu sapu sampah : Rp 5.000,-
Jumlah : Rp 40.000,-
Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak , kemudian si ibu mengambil pensil dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
1) Biaya mengandung selama 9 bulan - GRATIS
2) Biaya tidak tidur karena menjagamu - GRATIS
3) Biaya air mata yang menitik karenamu - GRATIS
4) Biaya gelisah karena mengkhawatirkanmu - GRATIS
5) Biaya menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu -GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS
Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pensil dan menulis "Telah Dibayar Lunas Oleh Ibu", ditulisnya pada muka surat yang sama.
Senin, 22 Juni 2009
Shasmira jilbab dan tunieq eksklusif
Alhamdulillah, pengin banget dari dulu jadi agen/distributor salah satu produk. Alhamdulillah kesamapaian juga, jadi distributor jilbab instant Shasmira untuk wilayah Cikarang. Bismillah, mudah2an dengan tambahnya produk baru di rumahpuspa, semoga bisa meningkatkan omset.
Modelnya bagus banget, santun dan ternyata bahannya emang enak, pas di muka, dingin jadi gak bikin gerah pemakainya.
Ni... kalo gak percaya...
Atau klo mau lengkap bisa dilihat di sini
Mudah2an lebaran ini jadi musim panen yang menggembirakan.
Amiin
Senin, 18 Mei 2009
Senyum di hari senin
Alahmdulillah order online mulai bergulir di RumahPuspa.
Order pertama dari Bengkulu... seneng banget deh...
Walopun qty blm banyak (20 pcs), tp udah bikin surprise....
Trus tadi juga dapet orderan dari Aceh.... semoga transaksinya jadi..., serius....
Mudah2an juga para reseller bisa repeat order lagi....
Biar RumahPuspa bisa jalan terus...
Biar bisa merajut small dreamnya di tahun 2009
Amiin
Jumat, 24 April 2009
Akhir bulan
Tanggal segini yang tdb mungkin juga lagi gajian... tp di rumahpuspa dan ciliku, lagi stock taking dan ngitung omset. Maklum masih self employee (klo istilah RT Kiyosaki)
Insya Allah besok mau nuker prouk SIK Clothing atau plus belanja lagi....
Alhamdulillah sebelum launching lewat web, ada bbrp teman yang ambil untuk dijual lagi juga.
Dan alhamdulillah ada yang terjual banyak dan ada yang sedikit.
Untuk temen2... makasih y, udah mau masarin barang saya.
Ada 2 kriteria alasan kenapa temen2 ada yg lakunya banyak dan sedikit :
- Untuk yang lakunya lumayan, rata2mereka menjemput bola, dalam artian dia ngunjungi satu2, door to door lah istilahnya.... atau punya toko yang lokasinya strategis.
- Dan untuk yang masih minim penjualannya, krn gak jemput bola. Memang sudah ada toko tapi toko juga diliat lokasinya kali ya.
Nah tinggal 2 temen lagi nih yang belum kasih report... Mudah2an penjulannya luamayan
Amiin
Dan dengan dilaunchingnya www.rumahpuspa.com mudah2an report penjualan bulan Mei bisa 3 atau 4 kali lipat dari bulan ini... Semoga
Amiin...
Kamis, 23 April 2009
Grand Launching
Alhamdulillah, sudah launching juga web www.rumahpuspa.blogspot.com
Udah diemail ke calon reseller... (siapa tau ada yg berminat) dan sudah di woro2 ke FB....
Oh iya tadi ada postingan bagus di tda.... untuk bahan pembelajaran
Begini nih....
Pak Ferry meski saya juga belum lama berkecimpung di toko online, tetapi
saya memiliki beberapa tips agar pengunjung percaya dan tidak ragu
berbelanja ke toko online kita.
1. Pasang nama kontak, nomer telepon dan alamat yang jelas. Cara ini
memungkinkan agar pengunjung makin yakin dan percaya bahwa toko kita ada
secara fisik (meskipun alamatnya adalah alamat rumah). Beberapa toko
online memang ada yang memasang alamat email saja, tentu saja hal ini
mengurangi kredibilitas kita sebagai pemilik toko.
2. Pasang denah dan foto dari tempat usaha kita (kalau ada). Foto dan
denah adalah bukti otentik sekaligus sarana promosi yang ampuh. Lagipula
buat konsumen yang dekat dengan alamat kita, mereka kadang ingin datang
sembari lewat sehabis pulang kerja sekaligus mengecek lokasi dari alamat
kita.
3. Cantumkan garansi uang kembali.
Jangan takut kita dirugikan oleh pemasangan label garansi. Tak
dipungkiri akan ada saja orang yang nakal dan mencuri-curi kesempatan
misalnya dengan tidak mengembalikan produk yang sudah kita kirimkan
(misalnya bila kita memberi layanan coba pakai). Tidak apa -apa. Namun
bila konsumen merasakan bahwa garansi yang anda cantumkan ternyata benar
adanya, saya yakin mereka akan menjadi public relation dan iklan
berjalan yang baik bagi bisnis kita. Saya sendiri pernah mengalami
karena produk yang dipesan sedang habis stok, saya akhirnya kembalikan
semua uang yang sudah saya terima. Bagi saya meskipun ada waktu dan
tenaga yang terbuang, tetapi kepercayaan tetaplah harus menjadi
prioritas utama untuk dijaga. Beberapa waktu lalu saya membaca posting
di salah satu milis yang mengajak anggota milis tersebut untuk tidak
berbelanja di toko online tertentu. Wah ...kalau ada yang seperti ini di
toko kita, bisa dibayangkan deh dampakanya.
4. Pasang testimoni dari konsumen yang sudah berbelanja.
Semakin banyak testimoni yagn bisa anda kumpulkan makin besar tingkat
kepercayaan konsumen kepada anda. Apalagi Anda bisa menggaet publik
figur untuk bertestimoni di tempat anda. Wah ....promosi yang bagus
sekali tuh.
5. Penuhi janji.
Jangan coba-coba mengelabui pembeli dengan mengganti produk yang dipesan
dengan produk sejenis (misal karena produk yang dipesan habis). Kalaupun
terjadi, pemesan harus diberi tahu terlebih dahulu dan ditawari
penggantiannya, apakah bersedia atau tidak. Bila produk anda sudah
cacat (misal barang bekas) jelaskan pula kondisi barang seperti apa
adanya misal dengan menyebut kondisi 80 %, 90 %, dan lain-lain. Usahakan
pula tepati jangka waktu pengiriman barang sesuai dengan yang anda
sebutkan di toko anda.
6. Tawarkan cara pembayaran yang beragam.
Selain melalui transfer antar bank, tawarkan pula cara pembayaran Cash
On Delivery yaitu pembayaran ketika barang diterima oleh pembeli. Cara
ini cocok bila anda memiliki kurir khusus yang mengantarkan barang ke
pembeli. Berikan kesempatan kepada pembeli untuk melihat kondisi barang
dan anda tinggal menyodorkan faktur pembayaran yagn sudah disiapkan.
Semoga bermanfaat dan selamat berbisnis Pak Ferry
Salam
Nanang
Rabu, 22 April 2009
Akhirnya selesai juga
Alhamdulillah jam 00.15 tgl 23 April 09 selesai juga bikin web gratisan pake blogspot.
TArget sebenarnya tgl 6 April... sekalian aniversary gitu... tapi karena ada urusan berbagai hal... baru bisa selesai malam ini.
Insya Allah besok mulai di launching dan di sounding....
Mudah2an ini jadi awal.
Awal yang baik... pengin banget punya bisnis yang bisa sekalian yiar... Insya Allah dengan hadirnya www.rumahpuspa.blogspot.com bisa bawa warna baru, target baru, semangat baru.
Amiin
Sabtu, 04 April 2009
Kejar Tayang
Deg-degan nih, dan kayaknya dikejar2 apa gitu...
Itu yang lagi dirasain sekarang..., Secara Insya Allah tgl 6 besok penginnya udah launching shop online yng kedua.... (setelah www.ciliku.com)
Mudah2an bisa sesuai jadwal. Walaupun masih pake yang gratisan.
Maklum, klo siang udah kadang banyak iklan dari 2 anak tersayang... (tp gak papa, itu memang nikmatnya), ada customer dtg, walaupun belum banyak krn blm grand launching.
Apalagi tadi sempet ke Bandung nawarin property... ehm... kali aja berminat.
Jadi bisanya ya malem2 gini... sambil ditemenin si kecil yang masih di dalam peyut...(Mudah2an lahir dengan sehat dan selamat ya....Amiin)
Udah pasang bbrp strategi untuk bulan2 pertama ini, dan mudah2an targetnya tercapai Amiin.
Bener banget ... klo jadi seperti sekarang ini udah kayak naik roller coaster deh... banyak deg2an dan tantangannya, tapi Insya Allah berkat do'a dan usaha mudah2an semua lancar mulus, hasil sesuai target.
Amiin ya robbal 'alamin
No action nothing happen
Take action miracle happen
Jumat, 06 Maret 2009
Diambil dari blognya mbak Yulia yang keren banget deh pokoknya.
saat mengalami dan memecahkan masalah itulah kita berproses...
saat itulah kehidupan baru terasa bermakna...
dengan masalah-masalah itulah kita dapat membedakan sukses dan gagal...
yang membangkitkan keberanian kita...menunjukkan jatidiri kita...
dengan masalah-masalah yang menghampiri kita..
kita bertumbuh sebagai manusia...
lewat kepedihan-kepedihan yang kita rasakan...
lewat usaha-usaha menyelesaikan masalah itulah..
kita belajar...kita menuntut ilmu...
ilmu yang sangat mulia, ilmu kehidupan!
tetaplah menjadi murid kehidupan,
mahasiswa kehidupan,
tidak ada wisuda kehidupan...
tidak ada kelulusan dari sekolah kehidupan..
tetaplah belajar...
tetaplah HIDUP dalam SEKOLAH KEHIDUPAN...
Kangen Curhat
Hah... ternyata udah luama banget gak update ini blog....?
Kemana aja ya.....?
Jadi inget semenjak gak ada staff Rumah Tangga... sibuk banget, sampe gak sempet curhat di sini... semuanya dipendem or di ceritain ke suami.....
Eh iya... untuk beberapa saat ini,di Ciliku ada bbrp produk yang aku gak pake dulu.... maklum masih sensi soal perang di Gaza...
Jadi untuk Disney dan bbrp produk yang punya mrk aku mau ngabisin stock dulu...., dalam artian belum belanja lagi.
Ada rencana pengin nambah item baru... cuma masih rencana...., belum aplikasi, belum belanja... krn lagi kumpulin dulu uangnya biar langsung belanja banyak.
Untuk item baru ini juga masih bingung apa masih dibawah bendera Ciliku atu mau biki baru lagi....
Ehm... lagi cari2 nama juga belum dapet... liat nanti deh.
Masih ada satu dream kami yang belum tercapai... jadi ya... ngantri gitu..he..he...
Mudah2an sehabis dream itu jadi nyata, baru bisa menggerakan Ciliku.
Untuk sementara jalan begini dulu... dengan omset yang begini juga.. alhamdulillah.
Yang Allah... mohon tuntuananMu- keringananMu untuk mewujudkan mimpi2 kami satu persatu....
Amiin ya Robbal 'alamin.....
Selasa, 11 November 2008
Tergetar hati bacanya..... so inspiring
Sebelumnya minta maaf buat pak Ryad, artiel bagusnya yang juara I di copy ke blog saya.....
Buat menginspirasi saya pak...
Oleh: Ryad Kusuma
**
Awal mulanya...
Sekitar bulan april / may 2006, lupa, saya browsing internet, mencari
peluang apa yang bisa dijual. Sebetulnya masih agak malas untuk mulai
cari-cari usaha sampingan lagi. Apalagi belum lama sempat tidak untung dalam
usaha penjualan software aplikasi handphone sms murah 10 perak via internet.
Searching kesana kemari, akhirnya masuk di blognya pak Roni Yuzirman. Disitu
ada artikel tentang tawaran kios gratis untuk usaha di M2S dan di PGMTA. Wah
kok enak sekali, sewa kios gratis di daerah elit pula. Bagaimana ya caranya
supaya bisa dapat akses ke informasi seperti ini?
Karena ada milisnya (TDA, tangandiatas@yahoogroups.com), saya coba untuk
subscribe disana. TDA adalah singkatan dari Tangan Di Atas. Artinya kurang
lebih pengusaha kaya yang lebih suka memberi daripada menerima.
Ternyata artikel di blognya pak Roni serta isi email di milis sangat luar
biasa. Artikel motivasi, sharing dari teman-teman yang beruntung memperoleh
kios gratis, sharing dari teman-teman yang sudah mulai membuka usaha...
Kenapa saya nggak ikut memulai?
Pertanyaan pertama, apa yang mau saya jual?
Pertanyaan ini lama berada di benak saya, sampai suatu saat saya membaca
email sharing dari pak Hadi Kuntoro soal usahanya. Dari beberapa kali japri,
saya tau apa yang dijual, dan yang membuat saya kaget adalah omzetnya.
Edan... jualan jilbab ternyata bisa laku banget.
Saya coba datang langsung ke toko pak Hadi di bekasi, ternyata disana memang
jilbabnya bagus-bagus. Rabbani. Saya baru lihat jilbab seperti itu. Dan
beneran, wanita yang pakai kerudung itu jadi kelihatan lebih cantik dan
modis. Nggak terkesan tertutup.
Setelah diskusi dengan istri, ok, kita putusin jual kerudung instant
Rabbani, tapi bagaimana bisa dapat harga bagus? Bagaimana jalur
distribusinya?
Dari searching di web, saya dapat no. telp dan email di bandung. Setelah
komunikasi beberapa kali, saya dapat contact person agennya di bekasi
berikut segala macam persyaratannya.
Sekarang, mau jualan dimana? Tempat belum ada, pegawai belum ada, saya dan
istri juga masih berstatus karyawan dengan lokasi kantor yang cukup jauh
dari rumah. Kantor saya di kawasan industri Delta Silicon Cikarang,
sementara istri di kawasan industri Pulogadung. Dan rumah kami ada di
cibubur.
Kami coba bicarakan hal ini dengan Ibu Mertua, karena memang beliau dulunya
suka dagang, hanya saja setelah almarhum Bapak Mertua pensiun, beliau lebih
aktif dalam kegiatan keagamaan.
Ternyata beliau bersedia membantu, ok, kita jualan dari garasi rumah mertua.
Sekitar pertengahan July 06, kita datangi Ibu Agen Rabbani di bekasi yang
ternyata rumahnya luarbiasa jauh, kita ngobrol-ngobrol, setelah final, kita
coba beli barangnya. Awalnya kita diminta belanja barang senilai Rp. 3 juta.
Rp. 3 juta.. jilbab semua, harus laku dalam sebulan, bisa nggak ya? Kalau
nggak laku gimana? Kalau laku, berarti harus belanja lagi, padahal rumahnya
jauh mana macet lagi... gimana ngaturnya? Pusing juga...
Tapi pokoknya Bismillah...
Selain dari garasi Ibu Mertua, kita coba titipkan barang di beberapa tempat.
Istri sampai bela-belain cuti dari kantor untuk bergerilya ke berbagai
sekolah muslim dan toko-toko untuk bisa titip barang. Seminggu berjalan
ternyata hasilnya menggembirakan. Kita bisa belanja lagi, walaupun jauh.
Ini memicu kita untuk lebih serius memikirkan kelanjutan usaha ini. Kita
mulai cari-cari lokasi usaha yang cocok di dekat-dekat rumah. Ternyata
muahal-muahal ya yang namanya lokasi untuk usaha itu. Ada kios sederhana di
pinggir jalan utama, minta 24 juta pertahun, dan dibayar untuk 2 tahun, 48
juta.. weleh... nggak sanggup.
Suatu malam, pulang kantor, istri mampir ke plaza cibubur, salah satu mall
di wilayah cibubur yang lokasinya berada di seberang perumahan yang kami
tempati. Sebelumnya saya sudah mencoba menghubungi pengelola tempat di plaza
ini tapi kurang memperoleh respon positif.
Kebetulan dia secara tidak sengaja bisa langsung menemui EO pengelola tempat
di lt. 3 dan diberitahu masih ada 1 kios kosong tapi lokasinya mentok di
pojok, waduh.. Harga sewanya sih masih masuk budget dan yang paling enak
adalah bisa dibayar bulanan... sip.. sip.. ambil aja deh. Soal lokasi, ya
gimana lagi.. yang penting masuk dulu walau hati kecil sebetulnya agak ragu,
tapi semangat dari istri bisa sedikit menular.
Yang bikin deg-degan, kita cuma dikasih waktu sekitar 10 hari untuk buka
kios. Belakangan, ternyata ada salah seorang yang sudah booking kios di
lokasi yang lebih baik ternyata mengundurkan diri, jadilah kiosnya kita
ambil.
Grabak grubuk... beli peralatan toko di tanah abang (ternyata harga disana
ga lebih murah), gotong-gotong kepala manekin untuk display jilbab, gawang
untuk gantungan baju, ram kawat untuk gantungan jilbab, berat euy... Panggil
tukang langganan utk perbaiki dekorasi interior kios. Interior dikerjakan
malam hari, setelah mall tutup, sampai menjelang dini hari selama beberapa
malam.
Oiya, nanti yang mau jualan siapa? Orangnya jujur apa nggak? Gajinya berapa?
Berapa orang yang mau jaga? Jam kerjanya bagaimana? Bagaimana caranya supaya
dia mau bekerja dengan baik, bisa menawarkan barang? Aduh.. masih banyak
pertanyaan. Kalau sudah begini bawaannya ingin ngomel melulu, stress...
Finally, hari sabtu tanggal 5 agustus 2006, menjadi hari yang bersejarah.
Setelah 16 tahun saya dan istri kerja kantoran, pagi itu kita berdua (eh
bertiga dink sama si kecil Nadya) sukses berdiri menjadi penjaga toko,
hehehe...
Saat ini… 1,5 tahun kemudian…
Tanpa terasa waktu sudah berjalan hampir 16 bulan dari pertama kali action
bersama TDA. Banyak hal yang dulu rasanya tidak mungkin terjadi ternyata
sekarang sedang kami jalani.
Sharing dari teman-teman TDA baik di milis, di blog atau melalui email,
chatting dan diskusi langsung banyak menambah wawasan kami. Pengetahuan yang
tidak hanya bagus pada teori tapi dapat langsung di praktekkan di lapangan.
Ide-ide bagaimana mengembangkan usaha agar tidak stagnan. Produk apa saja
yang sedang tren dipasar. Mesin bisnis apa yang bisa dipakai untuk menambah
cashflow. Bagaimana mengelola usaha dan cashflow agar bankable. Bagaimana
mengelola hutang agar mendukung perkembangan usaha. Dukungan semangat dan
motivasi serta silaturahmi dari teman-teman komunitas. Sharing winning
dilakukan tanpa perlu merasa sungkan atau khawatir dianggap pamer, karena
semua dilakukan dengan niat saling menginspirasi dan berbagi.
Bunga yang tumbuh di kebun bunga lebih mudah mekar berkembang daripada yang
tumbuh sendirian di gurun pasir. Analogi ini saya bandingkan dengan usaha
yang akan kita jalankan.
Jika kita bergabung dengan orang-orang yang memiliki getaran yang sama, arah
yang sama, tujuan yang sama, maka apa yang akan kita capai akan dapat
diperoleh dengan lebih mudah karena semua saling mendukung. Kekurangan yang
kita miliki dapat tereliminasi atau paling tidak diminimalisir oleh rekan
yang lain. Dan ini yang saya peroleh dari Komunitas TDA.
Sama sekali saya tidak menyangka pertumbuhan usaha yang saya jalankan 1,5
tahun lalu akan melesat sedemikian rupa. Angkanya mungkin tidak spektakuler
jika dibandingkan dengan pertumbuhan usaha sebagian orang lain. Tapi saya
hanya membandingkan dengan diri saya sendiri.
Saya sudah bekerja sebagai karyawan sejak kuliah di tingkat 2, sekitar 17
tahun yang lalu. Demikian juga istri saya. Selama 17 tahun ini saya merasa
nyaman dengan apa yang telah saya peroleh. Memang kadang saya melakukan
bisnis kecil-kecilan seperti usaha angkutan, jualan baju, jualan pulsa,
menyewakan properti dll. Tapi, kecuali menyewakan properti, semua usaha yang
telah dilakukan tidak bertahan lama. Semua karena mindset saya terhadap
usaha itu hanya sebagai usaha sambilan, iseng-iseng saja.
Memang awalnya membuka usaha Ruzika Collection inipun awalnya iseng juga.
Tapi dengan berjalan waktu yang tiada hari tanpa membaca sharing di
komunitas TDA, mindset kami, saya dan istri, mengalami transformasi.
Usaha yang satu ini harus berkembang, tumbuh menjadi salah satu pilar
ekonomi dalam rumah tangga, sehingga dalam 1-2 tahun nanti kami bisa 100%
mengurus bisnis ini.
Kalau di TDA, biasanya kita bicara Dream, Strategy dan Action. Dream saya
adalah Ruzika Collection akan memiliki 10 toko baru dalam 5 tahun ke depan
dengan omzet total 1 milyar per bulan.
Dream itu akan saya capai dengan strategi membuka jaringan toko retail di
berbagai mall dengan mencopy-paste keberhasilan di satu toko. Cashflow dan
profit di jaringan toko tsb akan diinvestasikan kembali di properti dalam
bentuk toko yang lain dan hasil dari bisnis di toko baru ini akan dipakai
untuk membiayai properti tsb.
Semua upaya Action akan diarahkan untuk mencapai Dream dengan memakai
Strategi diatas. Target tahunan adalah membuka 2 toko baru.
Dan alhamdulillah setelah 1,5 tahun usaha ini kami jalankan, saat ini kami
sudah berhasil mengcopy-paste 3 toko baru sehingga total kami sudah
mengembangkan 4 toko dimana 3 diantaranya adalah properti milik sendiri dan
hanya satu yang masih sewa karena memang di mall tempat toko itu berada
hanya memberlakukan sistem sewa.
Sementara dari sisi omzet, selama 2007 yang lalu, angka 1 milyar sudah
terlampaui di awal bulan oktober. Bandingkan dengan modal 3 juta yang saya
gunakan untuk modal awal membeli jilbab dulu. Dan profit dari usaha yang
baru berumur 16 bulan ini sudah jauh melampaui penghasilan dari pekerjaan
yang sudah 17 tahun saya jalankan.
Sungguh suatu peluang yang luar biasa. Benar-benar pencapaian yang sama
sekali tidak terbayangkan pada saat awal usaha. Memang perjalanan ribuan
kilometer selalu diawali dengan satu langkah kecil. Dan di sepanjang
perjalanan kehidupan, kita akan selalu menjumpai berbagai hal baru yang
menakjubkan.
Memasuki usia 2 tahun, TDA semakin menarik perhatian banyak orang. Semakin
banyak orang terlibat, semakin banyak orang merasakan spirit TDA, semakin
banyak orang yang akan merasakan manfaatnya seperti apa yang sudah saya
rasakan dan jalani selama bergabung dengan TDA. Roda sudah berputar, tinggal
menjaga kecepatan dan arahnya. Selamat !
Tulisan untuk menyambut milad 2 TDA - 27 Januari 2008
Senin, 03 November 2008
Kisah tukang Pempek
Dah luama banget nih nggak ngisi blog.....
Seringnya nyebut orang yang jualan dengan sebutan 'tukang....'
Nyebut penjual bakso ya 'tukang bakso', nyebut penjual tanaman ya 'tukang tanaman...
So, nyebut diri sendiri ya...'tukang baju' :p
Ceritanya udah beberapa hari ini sempet memperhatikan penjual2 apa lewat depan rumah
Sampe memerhatikan tukang pempek yang lewat setiap jam 1/2 5 sore.
Pada awal dia jualan.... cuma gerobak aja... lewat...
Dalam hati saya, mana ada orang yang tau klo dia jualan pempek tanpa melihat gerobaknya...
Kebetulan gerobaknya emang ditulis... Pempek Palembang
Bunyi aja nggak... mungkin yang beli orang2 yang tau klo dia jualan pempek dan harus di depan rumah... (di luar)
Orang yang di dalem gak mungkin beli... krn emang gak tau ada yang lagi jualan keliling...
(Bingung gak maksudnya...? muter2 gak nulisnya....?)
Tapi ternyata keesokan harinya, ada inovasi baru dari si tukang pempek.... dia bunyiin salah satu mangkoknya......., mungkin ngasih tau ke orang2 yang di dalem rumah.... kalo ada yang lagi jualan....
Sempet nggak memerhatikan lagi beberapa hari... eh tau2 jam 1/2 5 kedengeran bunyi berisik, ganggu ditelinga... bunyinya dog..dog dog kenceng lagi...
Dalem hati saya, ini orang jualan atau bangunin orang yang lagi pada tidur kesorean....
Di tengok keluar... eh ternyata si tukang pempek lagi ... improvisasi kali ya....
Cuma ya... nggak enak banget gitu bunyinya..., jadi kayak jualan sambil marah2....
Eh... ternyata kemarin, bener2 deh buat pelajaran buat saya...
Si tukang pempek dengan speaker yang gak cempreng dan enak di denger berbunyi...'Pempek...pempek....' berulang2....
Mungkin dengan semangat dan improvisasi dari perubahan2 dia mengevaluasi omzet yang diterima...
Mungkin setelah dengan speaker itu omzetnya naik....
Makasih mas tukang pempek yang udah menyadarkan aku yang lagi larut....
Mudah2an Ciliku terus mengimprove... dan semoga bukan bukan sekedar wacana....
Minggu, 10 Agustus 2008
Hp....
Hilang deh salah satu alat komunikasi....:'(
Sebenarnya itu hp emang udah luuaamaaa banget gak ganti..., udah gegar otak juga kali ya krn sering dibuat mainan sama Ilham Razita
Emang klo untuk hp dan barang2 konsumtif males banget yang namanya ganti.
klo belum rusak, kepepet atau hilang... gak akan diganti...
Akhirnya hilang juga itu hp...
Sedih deh... sedih krn no2 telpon temen2 dan customer Ciliku pada di situ semua... dan bbrp pesanan yang via sm juga masih terpanjang di situ...
Jadi mungkin buat pelajaran juga kli ya... setiap ada pesanan langsung copy paste ke catatan... jadi gak begini... dan no2 telpon customer juga di salin ulang....
Minggu, 03 Agustus 2008
Ciliku Re-Fresh
Penasaran...Penasaran terus...
Tapi alhamdulillah, karena rasa penasaran dan ingin tau, yang tadinya blank banget jadi ya sedikit2 bisa kali ya....
Dulu boro2 kepikiran untuk ngeblog... curhat bikin diary di blogspot.
Kenal juga nggak yang namanya blog, gimana bisa bikin...
Maklum lulusan IT juga nggak, ngewarnet juga baru sekarang2 ini rajin lagi... setelah langganan dan jualan online
Utak utik... sampe malem karena penasaran... alhamdulillah membuahkn hasil.
Jadi juga blog curhatan ini, plus blognya Razita Ilham... dengan template yang lebih manis, segar dan lucu...(Nurut saya lho...)
Ternyata yang kita banyangin, kalo kita terus dan terus belajar, ternyata nggak sesulit yang dibayangkan. Dan seneng banget setelah jadinya, buah karya sendiri...cie.. walaupun templatenya masih copy paste dari orang.
Jumat, 01 Agustus 2008
Komunitas Baru
Ceritanya sekolah Razita udah masuk ke minggu 3.
Banyak ibu2 yang nganter anaknya sekolah...., termasuk saya.
Sering ngobrol... ehm ada komunitas baru nih dalam hati...
Alhamdulillah, jadi nambah teman, nambah wawasan, nambah custmer ;p
Sebenarnya kalo untuk jualan saya masih malu2...
Nunggu ada kompor dulu, baru dh nyamber...
Awal2 kenal masih belum pede meproklamirkan diri punya toko online baju branded...
Tapi kok ya... ternyata udah pada ngomong bisnisnya masing2...
Ya sud deh, gak pake malu2 lagi... 'eh aku juga julan baju anak... banyak lho, stocknya ada di rumah... main yuk'
Alhamdulillah udah ada bbrp ibu2 yang sudah beli dan jadi reseller dan sudah repeat order.
Tuh khan baru sadar juga kalo dunia di luar sana ...(maksudnya diluar Tdb)
ibu2 banyak sekali yang menjalankan bisnis sendiri, malah ada yang bantu suaminya yang udah full tda...
Sebut aja, ada yang punya laundry dengan 10 karyawan, ada yang punya bengkel bubut dengan 15 karyawan (yang katanya lagi pusing klo mau lebaran krn masah THR), ada yang punya furniture, ambil dari Jepara, ada yang bisnis katering, jualan tas dari eceng gondok, baju muslim, kerudung, kue2 seperti brownis..bolu gulung, ada yang bisnis buah2an segar juga... Itu baru sebagian yang saya tau... Mungkin masih banyak lagi kegiatan ibu2 itu kalo di rumah yach...
Selamat tinggal Rumah hijau
Memang segala sesuatu yang kita miliki kurang berarti kalo masih terus ada di sisi kita.
Tapi setelah udah bukan milik kita lagi, baru merasa kehilangan...
makanya selagi masih menjadi milik kita syukuri dan nikmatilah....
Hmm... melow gak seh...
Ceritanya genap 4 minggu setelah rumah Tarum Barat di bikin pagar dan dibenahi setelah habis dikontrak selama 2 tahun, ada seseorang yang tertarik dan melakukan tawar menawar, dan akhirnya di setujui dengan harga yang disepakati kedua belah pihak.
Pihak pembeli menginginkan rumah tersebut dibeli dengan sistem KPR, ok menurut kami gak masalah... toh masalahnya cuma waktu saja yang agak mundur karena harus proses ini itu
.
Dan Insya Allah dalam waktu dekat akan dilangsungkan proses akad kredit..
Ehm... baru mau proses akad kredit aja udah begini rasanya... something is missing gitu....
Cuma klo mengingat2 rencana di balik semua itu, jadi ikhlas melepasnya... Mudah2an semua berjalan lancar... Deg-de
Memang benar klo kata pak Dolf De Ros, jangan cintai propertynya tap cintailah transaksinya...
Selamat tinggal Rumah Hijau...
(Razita biasanya menyebut rumah tersebut dengan sebutan 'Rumah ijo')

